ILC Forum











Tentang

Indonesia Lines Care

Terminology

Lesbian

Adalah istilah bagi perempuan yang mengarahkn orientasi seksualnya kepada sesama perempuan atau disebut juga perempuan yang mencintai perempuan baik secara fisik, seksual, emosional atau secara spiritual. Lesbian adalah seorang yang penuh kasih.

Pada saat ini kata lesbian digunakan untuk menunjuk kaum “gay” wanita. Ada beberapa terminologi yang sering dihubungkan dengan menjadi seorang lesbian:

Butch

Seringkali mempunyai stereotype sebagai pasangan yang lebih dominan dalam hubungan seksual. terkadang daam hubungan seksualnya adalah satu arah sehingga Butch lebih digambarkan sebagi sosok yang tomboy, agresif, aktif, melindungi dan lain-lain. butch dibagi/diklarifikasi dalam beberapa tipe yaitu :

soft Butch

sering digambarkan mempunyai kesan yang lebih feminime dalam cara berpakaian dan potongan rambutnya, secara emosional dan fisik tidak mengesankan bahwa mereka adalah pribadi yang tanggung-tanggung dalam bersikap.

stone butch

Sering digambarkan lebih maskulin dalam cara berpakaian maupun potongan rambutnya. mengenakan pakaian laki-laki, terkadang membebat dadanya agar terlihat lebih rata dan menggunakan sesuatu untuk membebat dadanya dengan stagen atau korset.

Femme

Istilah ini lebih mengadopsi peran sebagai “feminime” dalam suatu hubungan dengan pasangannya. femme yang berpenampilan feminime slalu digambarkan mempunyai rambut yang panjang berpakaian feminism

Andro

Androgini adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan pembagian peran yang sama dalam karakter maskulin dan feminin pada saat yang bersamaan. Istilah ini berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani yaitu ανήρ (anér, yang berarti laki-laki) dan γυνή (guné, yang berarti perempuan)[1] yang dapat merujuk kepada salah satu dari dua konsep terkait tentang gender.

Artinya pencampuran dari ciri-ciri maskulin dan feminin, baik dalam pengertian fesyen, atau keseimbangan antara “anima dan animus” dalam teori psikoanalitis.

Androgini berasal dari dua kata Yunani, namun kata ini muncul pertama kali sebagai sebuah kata majemuk dalam Yudaisme Rabinik (lih. mis. Kejadian Rabba 8.1; Imamat Rabba 14.1), kemungkinan sekali sebagai alternatif untuk penggunaan istilah hermafrodit yang berkaitan dengan budaya kafir-Yunani.

Online Etymology Dictionary menunjukkan bahwa kata ini pertama kali muncul dalam bahasa Inggris pada 1552, meskipun kadang-kadang kata ini (keliru) diklaim diciptakan oleh Prof. Sandra Bem, yang menolong mempopulerkan konsepnya.

Seorang androgini dalam arti identitas gender, adalah orang yang tidak dapat sepenuhnya cocok dengan peranan gender maskulin dan feminin yang tipikal dalam masyarakatnya. Mereka juga sering menggunakan istilah ambigender untuk menggambarkan diri mereka. Banyak androgini yang menggambarkan dirinya secara mental “di antara” laki-laki dan perempuan, atau sama sekali tidak bergender. Mereka dapat menggolongkan diri mereka sebagai orang yang tidak bergender, a-gender, antar-gender, bigender, atau yang gendernya mengalir (genderfluid).

No Label

Istilah ini lebih mengadopsi peran sebagai “feminime” dalam suatu hubungan dengan pasangannya. femme yang berpenampilan feminime slalu digambarkan mempunyai rambut yang panjang berpakaian feminism

__________________________________________

Latar belakang

Konsep Asli yang di rujuk Lesbian Care di belahan dunia dan yang di wujudkan di Indonesia menjadi Indonesia Lines Care. Kurang lebih sudah sejak 10 tahun yang lalu saya berkenalan dg beberapa anggota komunitas di Chinna, Belanda dan Argentina yang begitu eksis memperjuangkan hak-hak Lesbian dan legalitasnya, baik secara moral maupun hukum.

Mungkin karena konsep mereka yang terarah dan sumber pendanaan yang kuat menjadikan Lesbian Care di belahan Negara lain menjadi kuat yang secara organisasi maupun jaringan. Hal ini juga ditunjang oleh sumber daya manusia yang professional dan handal dari beberapa orang anggota yang tergabung di dalamnya.

Dan hal itu akan saya wacanakan di Indonesia, saya ingin merengkuh Youth Lesbian yang sekarang ini justru mendominasi dan seakan lesbianism telah menjadi salah satu lifestyle di kalangan anak muda. Hal ini saya berani katakana setelah melakukan beberapa penelitian dan survey di beberapa kota.. untuk itu saya serahkan sebuah konsep yang saya ambil dari Chinna dan akan saya kembangkan di Indonesia.

Indonesia Lines Care

Wadah bagi komunitas femme, butchy, andro, dan no label dengan tujuan utama menyatukan visi dan misi untuk mendapatkan pengakuan moral, legalitas hukum, pendampingan dan bimbingan konseling dari ahli dan orang-orang yang berkecimpung di dalamnya. Dikemas secara profesional dan nasional.

Visi utama

1. Pendampingan psikologis
2. Pengedukasian Komunitas
3. Peningkatan SDM, Pengimplementasiannya ke komunitas dan memberdayakan SDM yang ada
4. Penerimaan-pengakuan moral
5. Jaringan informasi nasional dengan komunitas sel dan multi level organize
6. Aplikasi dan aktifitas sebagai fusi dan fungsi sosial
7. Edukasi Sosial dan Pembinaan Mental

Bila tujuan dasar itu terpenuhi dengan konsep kerja yg akan disusun bersama nanti, maka ILC akan jadi lembaga yang menaungi secara legal di bawah hukum dan legalitas untuk menjembatani semua kegiatan lines di Indonesia secara resmi.

Target Kerja Organisasi

Kami sedang menyusun jaringan ILC secara nasional dan membutuhkan dukungan moral dari semuanya. Mari kita tampil dengan keyakinan bersama bahwa orientasi yang kita miliki bukan sebuah penyakit dan bukan ketimpangan sosial, kita ada karena kehidupan ini ada.

Target yang kita susun adalah sebagai berikut :

Jejaring Nasional

Multi Level Organize

Yaitu sebuah jaringan online yg bergerak secara massal melalui jejaring internet.

Konsep ke depannya adalah organisasi Online yg bekerja berdasarkan rencana kerja jangka pendek ataupun panjang sesuai misi dan visi untuk mencapai tujuan yg dimaksud.

Triwulan pertama

  1. Merekrut anggota sebanyak mungkin secara berkesinambungan.
  2. Membuat jaringan di kota-kota besar di Indonesia dengan nama koordinasi kota, sebagai organisasi sayap pendukung ILC
  3. Membuat jaringan di wilayah kepulauan di Indonesia dengan nama koordinasi Wilayah, sebagai organisasi sayap ILC
  4. Membuat jaringan di Nasional dengan nama Koordinasi Nasional, sebagai organisasi inti ILC
  5. Mengadakan pertemuan rutin secara online maupun fisik dalam kurun waktu yang ditentukan
  6. Mengagendakan kegiatan sosial sebagai eksistensi kepedulian bermasyarakat.
  7. Menjadikan koordinasi di setiap kota menjadi kuat dengan adanya koordinator kota yang kuat, kreatif, inovatif  dan produktif.
  8. Mendata keanggotaan dan membentuk jaringan sayap ILC di sekitar tiap kota yang telah memiliki koordinasi sayap ILC.
  9. Reorganisasi secara menyeluruh, dimulai dari job description, ketata organisasian, adsministrasi, kinerja jaringan, menentukan kantor pusat dan basecamp sayap ILC, dan lain-lain.
  10. Mencari sumber dana yang pasti

Triwulan ke dua (semester pertama)

  1. Membentuk kepengurusan dan induk jaringan ILC nasional yang dikemas dari setiap perwakilan organisasi sayap ILC.
  2. Agenda kegiatan.
  3. Menargetkan bidang usaha yang dapat mendanai ILC dengan kegiatan yang juga sekaligus menguntungkan anggotanya,seperti bisnis multilevel/jaringan, membuka workshop, dan lain-lain.
  4. Mendata secara rutin dan bekerjasama dengan instansi terkait
  5. Bekerja sama dengan group online,  dan LSM  yang lain
  6. Membuat target kerja per triwulan.

Diharapkan dalam semester ke dua organisasi (maksimal dalam 1 tahun 6 bulan) sudah solid dan kuat, dan saya pribadi, RM. DR (HC). VF Teguh Susilo, CHt, MPpsi,  yang menggagas kegiatan ini, akan dengan segera menyerahkan sepenuhnya ILC kepada kepengurusan yang terbentuk, dan hanya akan bertindak sebagai moderator pasif. Yang hanya akan memantau perkembangan ILC yang ada dan memberikan masukan seperlunya.

Inisiatif ini saya jadikan kontrak politik yang saya bangun dengan beberapa rekan di ILC secara langsung dalam beberapa kali tatap muka, sebagai bentuk kepedulian saya dan keinginan saya untuk melihat ILC sebagai sebuah organisasi yang nantinya akan bergerak secara mandiri, inovatif, kreatif dan berkembang seiring kemajuan jaman.

Untuk itu, dengan segala kerendahan hati yang dalam, saya mengajak rekan-rekan untuk lebih serius dan menanggapi proses kinerja ILC ini sebagai wujud nyata, dan saya akan sangat berterima kasih bila Anda mau meleburkan diri dan menjadi pengurus di ILC. Karena saya hanya merumuskan dan memotivasi ini sampai menjadi sebuah kegiatan yang nyata.

ILC ada di tangan Anda..



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: